Detik-pena.my.id || JOMBANG — Momen bersejarah penutupan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama akhirnya terlaksana khidmat pada Senin, 31 Agustus 2026, di lingkungan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Kabupaten Jombang. Acara penutup ditandai pemukulan kentongan secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, menandai berakhirnya rangkaian forum tertinggi organisasi Islam terbesar di Indonesia yang berlangsung selama lima hari penuh dinamika, musyawarah, dan keputusan strategis.
Kehadiran Tokoh Negara Penuh Kehormatan
Kehadiran Presiden Prabowo Subianto didampingi langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Bapak Gibran Rakabuming Raka, menunjukkan dukungan penuh pimpinan tertinggi negara terhadap peran sentral NU bagi bangsa. Turut hadir pula Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menjamin keamanan sekaligus penghormatan aparat negara terhadap jalannya muktamar .
Deretan menteri kabinet yang hadir melengkapi kehormatan acara antara lain: Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan; Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi; Menteri Luar Negeri, Sugiono; Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia; Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul); Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Nusron Wahid; Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifatul Choiri; Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf; serta Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya . Kehadiran para pejabat negara ini menjadi bukti nyata betapa strategisnya kedudukan NU dalam peta kebangsaan Indonesia.
Turut memperkokoh barisan kehormatan pimpinan organisasi: Rais Aam PBNU terpilih KH. Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU terpilih periode 2026–2031 KH. Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), Ketua Umum PBNU periode sebelumnya KH. Yahya Cholil Staquf, Ketua Panitia Pelaksana Saifullah Yusuf, serta Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa .
Jalannya Acara Penutupan Penuh Khidmat
Prosesi penutupan berlangsung tertib dan penuh hikmat. Dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Al-Qur'an, laporan pelaksanaan muktamar, penyerahan dokumen hasil keputusan muktamar, hingga sambutan-sambutan pimpinan organisasi. Puncak acara tiba ketika Presiden Prabowo Subianto maju ke panggung utama, memukul kentongan berkali-kali sebagai tanda resmi penutupan, sekaligus menyampaikan secara lisan:
"Dengan mengucapkan alhamdulillah, pada hari Senin, 31 Agustus 2026, dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, menutup Muktamar ke-35 NU."
Dalam amanatnya, Presiden menyampaikan apresiasi mendalam atas suksesnya pelaksanaan muktamar serta mengucapkan selamat kepada Rais Aam dan Ketua Umum PBNU yang baru terpilih. Beliau menegaskan dukungan negara sepenuhnya menyertai langkah NU ke depan demi kemajuan umat dan kejayaan bangsa .
Hasil Bersejarah, Langkah Baru Dimulai
Penutupan ini menandai berakhirnya babak pembahasan sekaligus dimulainya babak pelaksanaan. Muktamar ke-35 NU telah melahirkan pimpinan baru: KH. Miftachul Akhyar kembali dipercaya menjabat Rais Aam, dan KH. Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) terpilih sebagai Ketua Umum PBNU periode 2026–2031. Bersama sembilan anggota AHWA yang telah ditetapkan sebelumnya, kepemimpinan baru ini membawa mandat lengkap ribuan muktamirin dari Sabang hingga Merauke .
Dokumen hasil muktamar yang diserahkan berisi puluhan rumusan strategis mencakup penguatan kelembagaan organisasi, pembaruan kurikulum pesantren, pemberdayaan ekonomi rakyat, hingga penguatan peran NU dalam menjaga persatuan bangsa. Kini saatnya hasil di atas kertas turun ke ladang: ke pesantren, ke madrasah, ke desa-desa, hingga ke tengah masyarakat.
Muktamar ke-35 NU bukan sekadar pertemuan lima tahunan yang selesai ditutup dengan kentongan. Ia adalah titik tolak perjuangan baru. Dari Tambakberas, Jombang, semangat itu kembali ke seluruh penjuru negeri — menjaga tradisi tanpa menutup diri, menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan akar. Semoga kepemimpinan baru NU senantiasa diberkahi Allah SWT, membawa organisasi makin kokoh, makin bermanfaat, makin dicintai rakyat. Amin Ya Rabbal Alamin.
Pewarta : Jorkfan's
