detik-pena.my.id || JOMBANG, — Di tengah hiruk-pikuk dan kesibukan luar biasa selama pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Kabupaten Jombang, satu titik senyap namun penuh kehidupan menjadi sumber berita ke seluruh penjuru negeri: Media Center Muktamar. Selama berlangsungnya acara, ruang kerja bersama para pewarta ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat kerja, tetapi juga menjadi cerminan keramah-tamahan NU yang sungguh nyata—dengan pelayanan yang dinilai sangat memuaskan oleh para awak media yang hadir.
Dari pendaftaran awal hingga pelayanan harian, seluruh alur dirancang memudahkan jurnalis. Petugas media center sigap menyambut setiap tamu, memandu penempatan, serta menyediakan segala kebutuhan penunjang pekerjaan mulai dari koneksi internet stabil, aliran listrik terjamin, hingga kenyamanan ruang kerja. Informasi agenda acara, rilis resmi, serta perubahan jadwal disampaikan secara cepat, akurat, dan terbuka, sehingga tidak ada berita yang tertinggal maupun salah paham informasi.
Para pewarta dari berbagai media, baik cetak maupun daring, mengaku sangat terbantu dengan pengelolaan media center yang rapi dan responsif. "Bekerja di sini terasa ringan karena semuanya disiapkan dengan matang. Kami cukup fokus meliput, urusan penunjang sudah terjamin," ujar salah satu awak media. Kebersamaan dan saling menghormati terasa kental di ruangan itu—antara petugas panitia dan wartawan, antar media satu dengan lainnya, semua berjalan harmonis tanpa hiruk-pikuk yang tak perlu.
Pelayanan prima ini bukan sekadar tugas administrasi, melainkan perwujudan budaya NU yang memuliakan tamu dan memuliakan ilmu pengetahuan. Media center menjadi bukti bahwa transparansi dan keramahan berjalan beriringan: informasi disebarluaskan seluas-luasnya, sementara pelayanan dihadirkan sehangat keluarga sendiri.
Dengan berakhirnya tugas peliputan, para awak media pun meninggalkan media center bukan sekadar membawa berita, tetapi juga kesan mendalam: Muktamar ke-35 NU tidak hanya hebat di acaranya, tetapi juga memukau dalam cara melayani pemberitanya. Semoga tradisi pelayanan prima ini terus dijaga menjadi teladan bagi acara-acara besar di masa mendatang.
Pewarta : Jorkfan's
