Hari Ketiga Muktamar ke-35 NU: Sidang Pleno III Bahas Laporan dan Pengesahan Hasil Kerja Komisi


detik-pena.my.id
|| JOMBANG — Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama memasuki hari ketiga pada Sabtu, 29 Agustus 2026, dengan pelaksanaan Sidang Pleno III yang menjadi momen puncak penyatuan gagasan dari seluruh jajaran peserta. Sidang yang dimulai sekitar pukul 15.37 WIB ini beragenda utama penyampaian laporan serta pengesahan hasil sidang-sidang komisi, yang merupakan buah pembahasan mendalam selama dua hari sebelumnya.

Ruang sidang utama tampak penuh sesak oleh ribuan muktamirin dari seluruh penjuru Indonesia, duduk tertib dan khidmat menyimak setiap uraian yang disampaikan ke mimbar sidang. Suasana menggambarkan betapa tingginya kepedulian dan tanggung jawab peserta terhadap hasil rumusan organisasi lima tahun ke depan. Di panggung utama, layar besar bertuliskan “SIDANG PLENO III: LAPORAN DAN PENGESAHAN HASIL SIDANG-SIDANG KOMISI” menjadi penanda bahwa forum ini bukan sekadar pertemuan, melainkan ruang pengambilan keputusan resmi yang mengikat arah kebijakan NU ke masa mendatang.

Sidang Pleno III ini adalah jembatan vital yang mengubah diskusi di ruang-ruang komisi menjadi keputusan resmi organisasi. Selama dua hari sebelumnya, para muktamirin bekerja keras di berbagai komisi—mulai dari urusan keagamaan, pendidikan, sosial, ekonomi, kaderisasi, hingga kelembagaan—mengumpulkan aspirasi dari akar rumput, menimbang gagasan, menyaring usulan, hingga merumuskan rekomendasi matang. Hari ketiga ini adalah saatnya menyampaikan hasil kerja keras tersebut ke forum agung, didiskusikan, dilengkapi, lalu disahkan bersama-sama.

Setiap laporan komisi disambut perhatian luar biasa. Para peserta menyimak saksama, sesekali mencatat, dan tak jarang mengangkat tangan untuk menyampaikan catatan maupun tambahan pandangan. Inilah wajah demokrasi NU yang hidup: perbedaan pendapat dihormati, namun pada akhirnya semua menyatu pada kepentingan bersama. "Yang diputuskan di sini bukan milik sekelompok orang, melainkan milik seluruh warga NU di mana pun berada," ujar salah satu peserta yang hadir dari luar pulau Jawa.

Pengesahan hasil komisi ini menjadi pijakan kerja nyata pengurus NU periode mendatang. Apa yang dirumuskan hari ini akan diterjemahkan menjadi program, langkah, dan kebijakan di pesantren, madrasah, desa, hingga pusat. Masyarakat pun menanti bukan sekadar dokumen indah, melainkan manfaat nyata yang menyentuh kehidupan rakyat kecil.

Dengan berjalannya Sidang Pleno III ini, langkah Muktamar ke-35 NU semakin mendekati puncak penyelesaian. Dari perkenalan, pembukaan, laporan pertanggungjawaban, diskusi komisi, hingga kini pengesahan hasil—semua mengalir tertib menuju satu tujuan: mewujudkan Nahdlatul Ulama yang makin kokoh berakar tradisi, makin lincah menjawab zaman, makin luas manfaatnya bagi agama, bangsa, dan negara.

Pewarta : Jorkfan's

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama