Detik-pena.my.id || JOMBANG,NGUSIKAN — Sebuah jembatan di Desa Manunggal, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang, menjadi sorotan setelah kondisinya tampak dibongkar atau dirobohkan menjelang kegiatan sound horeg pada 26 September 2026. Dugaan keterkaitan pembongkaran dengan kegiatan tersebut mencuat, namun hingga kini belum ada penjelasan resmi dari Pemerintah Desa Manunggal.
Tim investigasi telah mengirimkan sejumlah pertanyaan kepada Kepala Desa Manunggal, MD, mulai dari alasan pembongkaran, dasar keputusan, pihak yang memberikan izin, hingga kepastian apakah jembatan akan dikembalikan seperti semula.
Namun, sampai berita ini disusun, klarifikasi dari Kades MD belum diterima.
Kondisi tersebut membuat tanda tanya di tengah masyarakat semakin mengemuka. Sebab, keberadaan jembatan berkaitan dengan akses warga, sehingga setiap perubahan terhadap fasilitas tersebut membutuhkan penjelasan yang terang agar tidak memunculkan berbagai spekulasi.
Apakah pembongkaran jembatan memang berkaitan dengan kegiatan sound horeg? Siapa yang mengambil keputusan? Dan bagaimana nasib jembatan tersebut setelah kegiatan berakhir?
Publik kini menunggu jawaban Kades MD dan Pemerintah Desa Manunggal.
Media ini tetap memberikan ruang kepada Pemdes Manunggal untuk menyampaikan klarifikasi dan penjelasan resmi sebagai bagian dari pemberitaan yang berimbang.
(TEAM/RED)
