MEGALUH UNJUK GIGI! GELAR POTENSI DESA 2026 BUKA PANGGUNG KEKUATAN WARGA


detik-pena.my.id
|| JOMBANG — Kecamatan Megaluh kembali menunjukkan geliat pembangunan berbasis masyarakat. Melalui Gelar Potensi Desa Kecamatan Megaluh Tahun 2026, beragam kekuatan lokal mulai dari UMKM, seni budaya hingga gerakan pemberdayaan keluarga tampil dalam satu panggung, menegaskan bahwa Megaluh memiliki potensi besar untuk terus berkembang.

Kegiatan yang dirangkai dengan Gelar UMKM, Gelar Seni Budaya, Gebyar Senam Bersama dan Jambore PKK Kecamatan Megaluh tersebut berlangsung penuh semangat. Kekompakan para peserta menjadi gambaran kuatnya kebersamaan masyarakat sekaligus menjadi ruang untuk memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki desa-desa di wilayah Kecamatan Megaluh.

Bukan sekadar seremoni, Gelar Potensi Desa menjadi momentum penting untuk membuka ruang promosi dan apresiasi terhadap kreativitas masyarakat. Produk UMKM mendapat panggung, seni budaya mendapat ruang tampil, sementara PKK menjadi bagian dari gerakan pemberdayaan keluarga dan masyarakat.

Semangat itu sejalan dengan tema “Mendukung Mewujudkan Keluarga Berdaya, Masyarakat Maju dan Sejahtera.” Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa kemajuan Megaluh tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga pada kekuatan sumber daya manusia, kreativitas warga dan potensi ekonomi lokal.

Kekompakan peserta dalam foto bersama di panggung utama juga menjadi simbol kuat. Megaluh ingin menunjukkan bahwa setiap desa memiliki potensi, setiap warga memiliki peran, dan setiap kreativitas memiliki peluang untuk berkembang.

Memasuki 29 September 2026, semangat Gelar Potensi Desa menjadi bagian dari wajah baru Megaluh yang terus bergerak. Dari desa-desa di Kecamatan Megaluh, potensi lokal terus didorong agar semakin dikenal, produktif dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Megaluh bukan sekadar wilayah administratif. Megaluh adalah rumah bagi potensi, kreativitas dan semangat masyarakat yang terus bergerak menuju kemajuan.

Pewarta : Menik.A

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama