detik-pena.my.id || JOMBANG,— Menyambut momen bersejarah kedatangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Wakil Presiden dalam rangka pembukaan serta rangkaian kegiatan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang berpusat di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, jajaran tenaga medis profesional telah dikerahkan secara khusus dan resmi dari Rumah Sakit Kristen Mojowarno untuk bersiaga penuh menjamin keselamatan dan kesehatan tamu negara, para ulama, pengurus NU, serta ribuan peserta yang hadir dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Seluruh tim ditugaskan secara resmi dan bersiap standby 24 jam penuh di area Stadion Jombang, yang ditetapkan sebagai pos siaga medis utama sekaligus titik penyangga kegawatdaruratan strategis bagi acara berskala nasional ini.
Berdasarkan surat penugasan resmi yang diterbitkan oleh pihak manajemen Rumah Sakit Kristen Mojowarno, tim kesehatan yang diterjunkan beranggotakan lima orang dengan kualifikasi lengkap, mumpuni, dan mencakup berbagai disiplin pelayanan medis gawat darurat maupun rutin: dr. Christian Dion Saelan, MARS., Sp. PD., FINASIM. selaku Dokter Spesialis Penyakit Dalam yang memimpin tim medis, dr. Cintya Galuh Sakanti sebagai Dokter Umum, Maxi Alexander, S.Kep.Ns. dan Abed Nego Suryo Putro, S.Kep.Ns. sebagai perawat profesional, serta Junior Bagus Irianto sebagai tenaga pendukung dan pengemudi kendaraan operasional ambulans. Seluruh personel ini ditugaskan khusus sebagai Tim Kesehatan Penyangga dalam rangka kegiatan Kunjungan Presiden dan Wakil Presiden pada Muktamar ke-35 NU, yang berlangsung pada Kamis, 27 Agustus 2026, bertempat di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, dengan jam pelaksanaan menyesuaikan dinamika dan jadwal resmi acara kepresidenan.
Penempatan pos siaga medis di Stadion Jombang bukan tanpa pertimbangan strategis yang matang. Lokasi ini dipilih sebagai pos penyangga utama karena letaknya yang sangat strategis dan mudah dijangkau dari lokasi utama acara di Tambakberas, berfungsi sekaligus sebagai pusat koordinasi medis lintas instansi dan titik evakuasi cepat jika terjadi kondisi darurat medis yang memerlukan penanganan segera maupun rujukan lanjut. Pos siaga ini telah dilengkapi peralatan medis dasar hingga perangkat penanganan kegawatdaruratan lengkap, obat-obatan standar hingga khusus, oksigen, serta satu unit ambulans yang selalu siap bergerak kapan saja dengan waktu tanggap yang sangat singkat. Tim medis juga telah melakukan koordinasi penuh dengan tim kesehatan Istana Kepresidenan, Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, RSUD Jombang, serta rumah sakit rujukan lain di sekitar guna memastikan alur rujukan dan penanganan pasien berjalan lancar tanpa hambatan administratif maupun teknis.
Keterlibatan langsung dan aktif tim kesehatan dari Rumah Sakit Kristen Mojowarno mencerminkan peran vital serta kepercayaan besar yang diberikan kepada institusi kesehatan tersebut dalam menjamin pelayanan kesehatan dan keselamatan pada acara berskala nasional yang dihadiri puluhan ribu orang. Seluruh tenaga medis yang diterjunkan telah berpengalaman luas dalam menangani berbagai kondisi medis, termasuk penanganan lansia dan penyakit dalam—hal yang sangat krusial mengingat banyaknya ulama, tokoh masyarakat, dan peserta lanjut usia yang hadir dalam muktamar ke-35 NU ini.
"Kami hadir di sini bukan sekadar untuk melayani, melainkan menjamin keamanan, ketenangan, dan kenyamanan seluruh pihak yang hadir, mulai dari tamu negara, para ulama, pengurus NU, hingga peserta dari berbagai pelosok negeri," ungkap perwakilan tim medis Rumah Sakit Kristen Mojowarno di lokasi siaga. Dengan kesiapan personel yang mumpuni, peralatan lengkap dan terstandar, serta posisi strategis di Stadion Jombang yang terhubung langsung dengan jalur evakuasi, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan Muktamar ke-35 NU berjalan aman, lancar, dan terkendali sepenuhnya, sehingga para tamu undangan maupun masyarakat luas dapat mengikuti acara bersejarah ini dengan tenang dan penuh keberkahan.
Pihak Rumah Sakit Kristen Mojowarno bersama seluruh jajaran instansi terkait, mulai dari Dinas Kesehatan, Kepolisian, TNI, hingga panitia penyelenggara muktamar, terus melakukan pemantauan berkala dan penyempurnaan kesiapan di lapangan, memastikan tidak ada satu pun aspek pelayanan kesehatan yang terlewat, demi suksesnya Muktamar ke-35 NU yang aman, damai, bermartabat, dan penuh berkah bagi seluruh masyarakat Jombang serta bangsa Indonesia.
Pewarta : Jorkfan's
