SIDANG PLENO III MUKTAMAR KE-35 NU PUTUSKAN PEMILIHAN KETUM PBNU LEWAT AHWA


Detik-penah.my.id
|| JOMBANG – Sidang Pleno III Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, memutuskan mekanisme baru dalam pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Mayoritas peserta sidang menyepakati pemilihan Ketua Umum PBNU dilakukan melalui mekanisme Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA).

Keputusan tersebut diambil melalui pemungutan suara dalam Sidang Pleno III Muktamar ke-35 NU yang digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Ahad (30/8/2026).

Dalam pemungutan suara tersebut, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) mencapai 552 pemilih, yang terdiri atas Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU).

Hasil voting menunjukkan dukungan mayoritas secara tegas terhadap mekanisme AHWA. Sebanyak 401 suara menyatakan setuju pemilihan Ketua Umum PBNU dilakukan melalui AHWA. Sementara 150 suara memilih mempertahankan mekanisme one man one vote atau pemilihan langsung oleh pemilik hak suara.

Selain itu, terdapat satu suara tidak sah, sehingga total suara yang tercatat dalam pemungutan suara mencapai 552.

Hasil tersebut menegaskan bahwa mekanisme AHWA memperoleh dukungan dominan dalam Sidang Pleno III. Selisih suara yang cukup besar juga menunjukkan arah pilihan mayoritas peserta Muktamar ke-35 NU terhadap pola pemilihan Ketua Umum PBNU.

Dengan keputusan tersebut, proses menuju pemilihan Ketua Umum PBNU memasuki tahapan baru. Mekanisme AHWA akan menjadi dasar dalam menentukan figur yang akan memimpin organisasi Nahdlatul Ulama pada masa khidmat berikutnya.

Rekapitulasi hasil voting mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU:

Setuju tetap menggunakan one man one vote: 150 suara

Setuju pemilihan melalui AHWA: 401 suara

Suara tidak sah: 1 suara

Total DPT/suara: 552

Keputusan Sidang Pleno III ini menjadi salah satu momentum penting dalam Muktamar ke-35 NU. Setelah mekanisme pemilihan disepakati melalui voting, perhatian peserta kini tertuju pada tahapan selanjutnya dalam proses penentuan Ketua Umum PBNU.

Pewarta : Menik.A

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama