Warga Mojowarno Jombang Diminta Waspada: Muncul Orang Tak Dikenal Berpakaian Seragam TNI namun Berpenampilan Mencurigakan


detik-pena.my.id
|| JOMBANG, – Warga wilayah Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, diminta untuk meningkatkan kewaspadaan setelah muncul laporan adanya orang tak dikenal (OTK) yang berpenampilan mencurigakan. Menurut informasi yang beredar di kalangan warga, orang tersebut mengenakan pakaian seragam dinas Tentara Nasional Indonesia (TNI), namun dipadukan dengan celana model Levis, yang tidak sesuai dengan aturan berpakaian resmi anggota militer.

Kejadian ini terlihat pada Rabu malam (4/7) sekitar pukul 23.00 WIB di salah satu warung kopi yang terletak di jalan utama wilayah Mojowarno. Saat sedang duduk bersantai dan memesan minuman, orang tersebut terlihat mengeluarkan alat komunikasi Handy Talky (HT) dan sempat berbicara melalui alat tersebut.

Salah satu pengelola warung yang melihat kejadian secara langsung menyampaikan hal yang membuatnya curiga. "Dia datang sendirian, duduk agak tersembunyi. Seragamnya terlihat seperti dinas TNI, tapi celananya bukan celana dinas, melainkan celana Levis biasa. Saat mengeluarkan HT, bicaranya tidak teratur dan tidak menunjukkan ciri khas komunikasi resmi militer," ujarnya yang enggan disebutkan namanya, Kamis (5/7).

Hingga saat ini belum diketahui identitas asli maupun tujuan kedatangan orang tersebut ke lokasi. Warga khawatir hal ini merupakan upaya peniruan identitas anggota TNI untuk kepentingan yang tidak bertanggung jawab, yang berpotensi merugikan masyarakat maupun merusak nama baik institusi militer.

Imbauan kepada warga:

1. Tetap tenang namun berhati-hati, jangan mudah percaya pada orang yang mengaku sebagai aparat tanpa dapat menunjukkan bukti identitas resmi yang lengkap dan jelas.

2. Anggota TNI yang bertugas selalu berpakaian sesuai aturan, lengkap dengan tanda pangkat, nama, dan lencana kesatuan yang benar.

3. Jika menemukan orang berpenampilan mencurigakan seperti ini, jangan berhadapan secara langsung, segera catat ciri-ciri fisik, kendaraan yang digunakan jika ada, dan laporkan segera ke pos keamanan terdekat atau menghubungi pihak kepolisian melalui nomor darurat 112.

4. Hindari menyebarkan informasi yang belum terverifikasi secara berlebihan agar tidak menimbulkan kepanikan yang tidak perlu.

Pihak kepolisian Polres Jombang dan Koramil setempat diharapkan segera menindaklanjuti laporan ini untuk memastikan keamanan serta memberikan klarifikasi kepada masyarakat Mojowarno.

Catatan: Berita ini disusun berdasarkan laporan sementara dari warga. Informasi akan diperbarui jika ada konfirmasi resmi dari pihak berwenang.

(Tim/Red)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama